SMP Taruna Andhiga Bakal Terapkan Pembelajaran Online

Di era digital ini, gatget atau hanphone (hp) android menjadi kebutuhan primer. Setiap hari, orang pasti tak lepas dari genggaman hp untuk berkomunikasi atau pun hal-hal lainnya.

Namun dalam penggunaannya, terkadang seringkali disalahgunakan oleh kalangan pelajar, misalnya digunakan hanya untuk bermain game saja. Untuk itu, SMP Taruna Andigha Bogor memiliki cara pandang lain yaitu memanfaatkan tekhnologi sebagai sarana untuk belajar.

Ya, sekolah yang berlokasi di Jalan Veteran, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor itu ingin mengimplementasikan perkembangan zaman dengan hal-hal positif seperti metode pembelajaran secara online.

Kepala SMP Taruna Andigha, Aldilah Rahman mengatakan, pembelajaran secara online ini akan diterapkan di tahun ajaran baru nanti, sehingga untuk saat ini pihaknya baru menyiapkan sumber daya manusia atau guru-gurunya untuk memahami soal-soal materi yang nanti akan diterapkan di aplikasi online.

“Untuk aplikasinya kami sudah kerjasama dengan salah satu aplikasi online, yaitu ‘SoalOnline’. Dimana dalam aplikasi ini menyimpan berbagai konten, diantaranya soal-soal mata pelajaran, nama guru kelas dan ada juga sebuah grup yang didalamnya itu nama siswa dan guru sesuai mata pelajarannya,” kata Aldilah Rahman kepada Lensaonline.com, Kamis (28/2/19).

Ia menuturkan, dalam metode belajar secara online ini pada dasarnya sama dengan belajar secara manual, hanya saja sistem online ini lebih praktis dan cukup menggunakan hp, sehingga anak-anak bisa mengerjakan dimana saja dan kapan saja.

“Jadi ilustrasinya begini, ketika guru menyiapkan soal-soal mata pelajaran (mapel) untuk dijadikan pekerjaan rumah (PR) dan dimasukan kedalam aplikasi online, kemudian si anak tersebut mengerjakan soal-soal dari gurunya menggunakan hp, dan hasil jawabannya akan terlihat secara otomatis. Intinya ketika diberi PR oleh gurunya, maka akan terlihat siswa mana yang mengerjakan atau tidak,” ujarnya.

Aldi pun menjelaskan, di dalam aplikasi ini akan terjaga rahasianya, misalnya pada konten bertuliskan mapel IPS dan diperuntukan untuk kelas VII, maka siswa kelas lain tak dapat mengetahuinya, sebab sudah ada grupnya, begitu juga sebaliknya.

Dia juga menegaskan bahwa metode pembelajaran secara online ini tidak ada kaitannya dengan nilai kenaikan kelas atau rapor yang sebenarnya, tetapi untuk memberikan pelatihan kepada anak-anak belajar secara online.

“Saat ini pola pendidikan harus menyesuaikan zaman. Jadi, enggak monoton ketika belajar di dalam kelas, para siswa ini bisa belajar juga dari aplikasi online dan kegiatan ini bisa mendongkrak literasi siswa dan guru, sehingga wawasannya pun akan semakin luas,” terangnya.

 

Sumber : https://www.lensaonline.com/smp-taruna-andigha-bakal-terapkan-pembelajaran-online/